Metode kuantitatif dengan tekhnik criteria matriks
Kasus!!!
Pada suatu daerah terdapat keluarga dengan ibu hamil resiko tinggi (multigravida) dimana dilakukan asuhan agar ibu mau melakukan persalinan dirumah sakit ketika bersalin dan setelah bersalin ibu disarankan untuk melakukan kontrasepsi mantap yaitu tubektomi.
Criteria matriks (imfortancy)
P : prevalence : besarnya maslalah
S : severity : akibat yang ditiimbulkan oleh masalah
Ri : rate of increase : kenaikan besarnya masalah
DU : degree of unmeet : derajat keinginaan masyarakat yang tidak dipenuhi
SB : social benefit : keuntungan social karena selesainya masalah
PB : public colisen : rasa prilaku masyarakat terhaddap masalah
T : technical veasibility : tekhnologi yang tersedia dalam mengatasi masalah
R ; resource avaibility : sumber daya yang tersedia termasuk tenaga kesehatan
TABEL PERBANDINGAN KASUS IBU MULTIGRAVIDA DENGAN RESTI, IBU MULTIGRAVIDA DENGAN TIDAK PERNAK MENGGUNAKAN ALAT KONTRASEPSI, IBU MULTIGRAVIDA DENGAN ANEMIA
| MASALAH | IMFORTANCY | T | R | I X T X R | PRIORITAS | PENANGANAN | KEBERHASILAN DARI PENANGANAN YANG DILAKUKAN (evaluasi) | |||||
| P | S | RI | DU | SB | PB | |||||||
| Ibu paritas > 5 dengan tidak pernah menggunakan alat kontrasepsi | 5 | 3 | 3 | 3 | 4 | 2 | 4 | 4 | 17.280 | 2 | | Berhasil tapi melalui upaya tertentu seperti pemberian pelayanan KB gratis. |
| Ibu multigravida dengan anemia | 5 | 4 | 5 | 3 | 4 | 3 | 4 | 4 | 57600 | 1 | | Penanganan yang dilakukan berhasil |
Jadi perbandingan antara ibu multigravida tidak pernah KB dengan ibu multigravida dengan anemia :::
=1/3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar